0

Kalbu

Posted by Unknown on 03.00
Detik-detik jam melintasi malam
Tanpa tampak langit cemerlangnya
Tak tampak bulan dan bintang di langit
Lalu hanya hujan yang menemani
Mungkin perasaan hati seperti itu
Hati yang belum utuh bagiannya
Seperti malam yang begitu kelam
Tanpa bulan dan bintang
Hanya hujan yang datang pada kegelapan malam
Dengan penuh kesabaran seiring waktu berjalan
Mungkin semua sudah terbiasa dengan kebahagiaan
Tak puas dengan sabar yang dilakukan
Bahagia karena hatinya sudah utuh
Namun itu hanyalah kata lisan
Biarlah mereka, biarlah mereka
Biarlah…
Mereka laksana hujan yang berhenti di tengah malam
Ternyata tak juga tampak bulan dan bintang
Tak tampak juga yang mereka harapkan
Biarlah ku bersabar menemani waktu
Biarlah ku seperti hujan sampai pagi
Biarlah tanpa bulan dan bintang lagi
Yang ku harap hanyalah hati utuh yang abadi
Laksana pagi kedatangan pelangi
Yang jauh lebih indah dari malam hari

0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 Puisi All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.