0

DULU

Posted by Unknown on 21.53

Dulu kita tak begini
Tapi kita tak begiti
Dulu kita tak berbeda
Tapi kini kita terbelah

Dulu kita tertawa tawa
Tapi kini kita selalu menangis
Dulu kita begitu bebas
Tapi kini kita terhempas
 
Dulu aku !! kita dan dia
Dulu kita dan dia satu
Tapi kini kita tak menyatu ,,, bagai !!
Kabut hitam kini semakin beku
 
Semua telah berubah
Dulu hari ini dan esok
Dulu masih ada kedamaian untuk kita
Tapi kini semua kian berubah
 
Hari ini mulai ku rindukan
Kedamaian itu kembali dalam hati ku
Dan menyimpan nya selalu
Untuk hari esok
Karena dia kita begini
Karena dia puisi ini

3

'CINTA IBARAT GEMPA'

Posted by Unknown on 02.11
Ketika cinta datang..
Ia akan menggetarkan seluruh isi hati ..
Membuat hati tak menentu ..

Namun..
Ketika cinta itu lenyap ..
Yang kan tersisa ..
Hanyalah deraian air mata ..
Dan puing” cinta yang hancur berkeping-keping ..

Cinta..
Ajarkan aku Keihlasan..
Ajarkan aku bagaimana Menerima..
Dan ajarikan aku tentang kelapangan dada..

Jika dia menjadi milikku..
dan jika ia pergi dariku..
Izinkan aku mampu menahan diriku..
tidak ataupun lebih dari sekarang..

0

Satu Hati Persahabatan

Posted by Unknown on 01.43


Sungguh indah tali persahabatan ini
Seperti jalinan warna dalam pelangi
Bunga-bunga pun menyanyikan melodi
Menyemarakan suasana ini.

Canda tawa mengiringi kasih kita
Badai topan kita terjang bersama
Bersatu hati melangkah bergandengan tangan
Berjalan bersama dalam satu visi
Hai sobat….

Mari kita melangkah bersama menuju kesuksesan
Satukan hati dan pikiran
Menjalankan misi kita
Membangun dunia baru

Penuh cinta dan kasih
Hingga semakin banyak jiwa
Boleh mengalami kasih-nya
Yang memulihkan dan memperbaruhi
Jadilah seperti lilin-lilin kecil
Yang menyala terang menyinari dunia
Walaupun kecil

Sahabat….
Kehadiranmu sungguh berarti
Tuk menerangi hati yang gelap
Tenggelam oleh arus zaman
Teruslah menyala
Hangatkan duniamu
Dengan terangmu dan kehangatanmu
Yang kau ciptakan dengan kesuksesanmu

2

Catatan ilmu

Posted by Unknown on 03.19
Sesobek kertas telah diberikan
Seuntai tulisan pula berada didalamnya
Duhai anak yang malang
Mengapa engkau diam saja???

Mengapa kertas itu Cuma kau simpan saja ???
Sungguh tidak sedikit angan-angan terpendam
Ilmu maha luas sudah tertuliskan
Tapi sayang engkau enggan membaca
Dunia demikian luas ilmu pula demikian terbang
Sungguh dunia sudah berbicara
Kau mau tahu isiku

Kau mau mengerti apa menyangkut dunia ini
Malang beribu malang kau enggan membaca
Duhai anak yang malang
Bangkitlah kini
Pengetahuan luas sudah menantimu
Lawanlah jiwa kotormu
Untuk mencapai impianmu

Sumber : http://puisiwebs.blogspot.co.id

0

Cerita Kita Kawan

Posted by Unknown on 03.17
Kerinduan....
Ku ingin berbalik dalam kenangan lalu
Sungguh, ingin ku ulangi besama mu hari lalu yang tebaik,
Sudah kutuliskan didaftar bernomor nama mu wahai sahabat,
Sudah kucatat,
Ku ingat,

Dulu kita punya masa masa hebat,
Proses demi proses kita lewati,
Masa masa sulit bersama kita lalui,
Tapi kini sudah diambang batas,
Dari rangkulan ku,
Berpisah,kau terlepas,

Tempat dan waktu berada dipikiranku,
Aku memiliki banyak cerita,
Tapi kini kau terlalu jauh,
Tak lagi bersama kita hadapi derita,

Isi hati telah kuungakapkan,
Sudah begini jangan kau bilang perpisahan,
Mungkin saja ini awalan,
Berbeda kemampuan,
Berbeda keyakinan,
Dan sungguh, sekarang kita berbeda tujuan,
Tapi teman, prinsip kita sejalan,
Kita hanya memulai masa depan,

Sumber : http://www.lokerpuisi.web.id

0

GELAP SEBELUM CAHAYA

Posted by Unknown on 03.10
Terkadang tempat ini terasa gelap
Gelap....gelap sekali
Bahkan tak ada setitik pun yang terlihat
Hingga menutupi sanubari

Secercah harapan tumbuh di hati
Ingin rasanya tercapai semua
Namun seakan sia-sia
Kegelapan ini semakin kuat menghalangi

Kenapa begini ?
Kenapa seperti ini ?
Entah sampai kapan kan tertutup cahaya itu
Untuk diriku yang lemah ini

Dan kucoba membuka mataku
Kutatap sekeliling
Apakah masih gelap yang kulihat ?
Ataukah ada yang berbeda ?

Satu hal yang kuyakini
Mungkin bukan dunia yang salah
Bukan lingkungan yang jahat
Tapi aku yang menutup diri

Aku ingin meraih asa
Tapi tak kunjung kulakukan sesuatu
Hanya diam menunggu waktu
Datangnya dewi fortuna dihadapku

Kini kutahu
Tak ada hujan tanpa air
Tak ada asap tanpa api
Tak ada sukses tanpa usaha

Sumber : http://www.lokerpuisi.web.id

0

SALAMKU UNTUK WAKTUMU

Posted by Unknown on 03.07
Selamat pagi, cintaku
Tatkala fajar merayap menggugah jiwamu
Inginku selipkan rinduku diantara embun semu
Yang menyeruak dicela-cela jendela hatimu
Menyambutmu dalam harapan dan doaku

Selamat siang, kekasihku
Jangan tunjukkan wajah lusuhmu
Jangan palingkan aura ayumu
Hanya karena terlalu cerianya terik sang mentari menyengat luruhmu
Mendekatlah, akan aku seka peluhmu dengan lembut jemariku

Selamat sore, belahan jiwaku
Aku tak ingin bila awan hitam menyakiti semburat jinggamu
Aku tak mau jika mendung melukai senjamu
Saat kepenatan membekap sekujur jiwamu
Lekaslah sunggingkan senyummu untukku

Selamat malam, bidadariku
Beristirahatlah, pandanglah dengan anganmu
Biarlah mata indahmu mereka-reka hari esokmu
Diatas pembaringan membuai sepimu
Semoga senantiasa memimpikanku

Sumber : http://www.lokerpuisi.web.id

0

Suara

Posted by Unknown on 02.58
Suara itu berhamburan, berserakan, berbenturan,
Berpantulan, berterbangan, beradu pedang dengan kesunyian
Tuhan … temalun ini …
Isi kepala berputar-putar pusing pening kembali berang
Isi perut berombak badai mabuk mual kembali menerjang

Tuhan …
Bukankah tetabuhan genderang menabuh simfoni perang?
Melodi membakar semangat membela kebenaran? …
Lalu ini … kebenaran mana yang diperjuangkan?
Logika…..?
Persepsi…….?
Ah, logikapun hanya atas dua bola mata
Dua daun telinga dan dua lobus gumpalan saraf

Kebenaran apa yang diperjuangkan?
Sedangkan di dalam dada mereka …
Setan menari riang pesta pora merayakan hasilnya yang tumbuh subur
Suara itu …
Genderang talun temalun ditabuh
Bukan untuk perang, bukan untuk sebuah perjuangan, apalagi kebenaran
Hanya mengusir lalat yang mendarat sejenak di dahi
Dan belenggu yang membuhul kesucian hati turunan Adam …

0

Cinta Itu Seperti Blackberry

Posted by Unknown on 02.55
Cinta itu…. Bukan ratapan,
Meski terkadang memilukan
Cinta itu… bukan komedi,
Terkadang membuat tertawa
Cinta itu… seperti Blackberry
Di “Invite” dulu baru nge “PING”
Cinta itu seperti Blackberry
Sering di “Broadcaste” yang gak penting
Cinta juga seperti Blackberry
Bisa ganti “Status” sesuka hati
Cinta seperti Blackberry
Butuh biaya yang besar untuk menjalani
Cinta seperti Blackberry….
Terkadang trouble sana-sini
Cinta seperti Blackberry…
Kalau bosan…ya ganti lagi


0

Cinta Dalam Angan Kerinduan

Posted by Unknown on 02.39

0

Salahkah Diriku Inginkanmu

Posted by Unknown on 02.12


Salahkah Diriku Inginkanmu
Baru saja kita berbagi cerita
Gelak tawa hadir diantara kita
Tanpa ada duka dan luka
Tanpa sadar,aku ini siapa?
Jejakmu tersapu kabut hitam
Hilangkan pandangan untuk sedetik dan beribu detik
Masih enggan diriku untuk menjauh darimu
Sampai kau benar hilang sepenuhnya
Tiada kata yang bisa kuucap
Selain menangis diantara beribu rasa
Mematahkan hati atas cinta yang telah bertahta
Menyendiri dengan air mata kecewa
Memang ini salahku…
Mencintaimu tanpa tau siapa aku
Mengharapkanmu walau aku tau kamu bukanlah untukku
Meski aku menanti,selamanya kan tetap begitu...



Sumber : http://lokerpuisi.com



Copyright © 2009 Puisi All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.